3
MAR

CANTIK DAN HEMAT - DENGAN KONSEP INTERIOR “TUMBUH”

Selama ini kita mengenal konsep rumah tumbuh, yaitu pembangunan rumah yang dilakukan secara bertahap. Dalam interior pun, sesungguhnya konsep itu bisa diterapkan. Penataan yang dimaksud disini adalah tatanan yang menyeluruh, meliputi layout, pilihan mebel, aksesoris dan juga soft furnishing. Bagaimana caranya? Yaitu dengan menata secara partial, bisa dengan perruang, per-area, atau per-lantai untuk hunian lebih dari satu lantai.

Kuncinya adalah prioritas. Ruang atau area manakah yang sebaiknya mendapatkan prioritas penataan terlebih dahulu? Itu semua kembali pada kesepakatan Anda dan pasangan. Ada yang menginginkan untuk mendandani kamar tidur, dibandingkan dengan ruang-ruang publik, ataupun sebaliknya. Jika pilihannya adalah ruang yang bersifat publik, Anda bisa mengawalinya di ruang duduk, ruang keluarga dan dapur.

Seperti yang ditampilkan dalam tatanan interior sebuah hunian mungil yang terletak di BSD City, Serpong ini. Tatanan interior tumbuh ini dipercayakan kepada Astri Kania dari Arcade living. Dengan alasan keterbatasan biaya, pemilik rumah memutuskan untuk mendandani lantai bawah terlebih dahulu, yang merupakan ruang publik. Adapun ruang-ruang yang sifatnya privat seperti kamar tidur yang kebetulan berada di lantai atas, akan ditata menyusul.

PANEL

Keberadaan panel, menjadi elemen wajib yang bisa mengisi tatanan ruangan. Panel di rumah ini ditempatkan di ruang tamu dan ruang duduk. Di ruang tamu, digunakan kayu yang membingkai panel,mengisi seluruh bidang dinding pada satu sisi. Di dalamnya, terdapat wallpaper motif bambu serta indirect lighting yang memancarkan semburat cahaya di sekeliling panel.


Di ruang duduk, panel dibuat dalam dimensi yang lebih kecil, tidak menutup seluruh dinding. Padanannya adalah wallpaper sebagai latar dari panel, serta kabinet kecil dengan material dari cermin. Atmosfer ruangan makin terasa berkat semburat cahaya tersembunyi yang menyeruak di balik bidang panel.





PEMBATAS RUANG

Agar tetap tercipta privasi antara ruang tamu dan ruang-ruang di dalam, digunakan partisi yang sifatnya moveable. Astri mendesain partisi dari material kayu dengan desain dan pola banyak lubang agar tercipta koneksitas visual yang lebih luas.

DAPUR

Keberadaan dapur kini menjadi area yang multifungsi. Tak sekedar untuk memasak, namun juga berkumpul bersama anggota keluarga bahkan menjamu tamu. Desain dapur dilengkapi dengan meja untuk bersantap. Bentukan yang simpel, warna natural dan efek kilau dari beberapa materialnya, membuat tampilan dapur menawan.

TENTUKAN KONSEP AWAL

Menurut Astri Kania, desainer interior dari Arcade Living, konsep interior tumbuh banyak dipilih dalam penataan interior. Selain masalah biaya, biasanya karena pemilik rumah masih belum mantap menentukan pilihan interior, sehingga diputuskan untuk menata secara bertahap.

Meski dilakukan secara partial, menurut Astri sebaiknya harus ditetapkan sejak awal tentang tema atau konsep interior sebagai benang merah keseluruhan. Hal ini akan memudahkan dalam penataan interior untuk langkah-langkah selanjutnya.

Bersama Arcade Living Astri tak hanya menawarkan jasa design and built kepada kliennya, namun juga menyediakan waktu untuk berburu barang dan aksesoris mengisi interior. Tak jarang, beberapa usulan interior kepada si klien terpaksa ditunda, tentunya tanpa mengurangi esensi keindahan, misalnya pemilihan jenis lampu, karpet atau aksesoris dll. Meski demikian, Astri tetap memberikan saran dan ide kepada kliennya, tentang gambaran aksesoris yang tepat. Bagaimanapun, si desainer akan ikut merasakan kepuasan saat melihat hasil akhir dari rancangannya tampil cantik sesuai harapan.

Diterbitkan di majalah Rumahku edisi 105 tahun 2015